Kamis, 22 Juli 2021

Kodim 0429/Lamtim Kembali Gelar Serbuan Vaksinasi Lansia Tahap II



WartaPramudya--Lampung Timur, Dalam rangka mendukung pemerintah menciptakan Herd Immunity guna percepatan penanganan Covid-19, Kodim 0429/Lamtim kembali menggelar serbuan vaksinasi tahap II kepada para lansia, Kamis (22/7/2021).

Untuk kelancaran vaksinasi tahap II bagi lansia, Kodim 0429/Lamtim menggandeng pihak RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Sukadana dan Poskesdim 02.10.08. Metro.

Pasiops Kodim 0429/Lamtim Lettu Inf. M. Syadri menyampaikan,"Vaksinasi Sinovac untuk para lansia di wilayah Kodim 0429/Lamtim untuk tahap II jumlahnya sama seperti tahap I yakni sebanyak 125 orang, mudah-mudahan hari ini seluruhnya tidak ada kendala sehingga bisa selesai," ucapnya.

Masih menurutnya, guna menghindari kerumunan pada saat pelaksanaan vaksinasi pihaknya membagi dua sesi pelaksanaan.

"Agar tidak terjadi penumpukan/ kerumunan mekanisme pelaksanaan kami bagi dua sesi, karena masing-masing lansia berasal dari 15 Koramil, jadi 7 Koramil melaksanakan pagi dan sisanya siang usai Isoma," tutup M. Syadri.

Sementara Dandim 0429/Lamtim Letkol Kav. Muhammad Darwis mengatakan bahwa serbuan vaksinasi ini merupakan petunjuk langsung dari Komando atas dalam rangka mensukseskan program pemerintah sejuta vaksin sehari guna menciptakan herd immunity.

Selain itu Pria Alumni Akmil 2001 ini juga mengapresiasi atas animo masyarakat yang luar biasa dalam rangka mensukseskan kegiatan serbuan vaksinasi Kodim 0429/Lamtim.

"Semoga kelancaran vaksin tahap I bagi lansia akan berlanjut pada kegiatan vaksin tahap II hari ini, tentunya tanpa mengabaikan protokol kesehatan. Dengan menggenjot vaksinasi saya berharap Kabupaten Lampung Timur bisa segera menjadi zona hijau penyebaran covid-19," jelas Dandim.

Dandim juga berpesan kepada seluruh masyarakat agar tetap disiplin prokes meskipun sudah di vaksin.

"Dengan di vaksin bukan berarti kebal terhadap covid-19, oleh karena itu obat yang paling mujarab saat ini melawan corona adalah selalu disiplin protkol kesehatan," pungkas Letkol Kav. Muhammad Darwis.

Untuk diketahui beberapa tahapan sebelum pelaksanaan vaksinasi diantaranya, pertama orang yang akan disuntik vaksin harus lolos verifikasi pendaftaran melalui aplikasi 'Peduli Lindungi'. Kemudian ke pos dua untuk skrining dan anamnase. Pos dua ini akan diberikan pertanyaan sebanyak 16 item termasuk ada tidaknya penyakit bawaan. Jika ada satu saja item yang tidak sesuai syarat, maka dia tidak boleh menerima vaksin.

Jika lolos di pos dua, maka tahapan berikutnya adalah pemberian vaksin corona yang berada di pos tiga. Usai disuntik, penerima vaksin akan menjalani masa observasi selama 30 menit di pos empat. Observasi ini untuk melihat gejala klinis yang muncul setelah pemberian vaksin atau KIPI (Kejadin Ikutan Pasca Imunisasi).

Selama masa observasi ini, akan dipantau gejala klinis yang muncul pasca pemberian vaksin. Jika timbul efek samping dari vaksin berupa gejala klinis akan dimasukkan ke kamar KIPI.(tmsp)