Sabtu, 16 November 2019

Pemkab Lamtim Komitmen Turunkan Stunting


Warta Pramudya--Masalah stunting telah menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Lampung Timur karena itu pemerintah akan fokus untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Lampung Timur.

Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari yang diwakili Plt kepala Dinas Kesehatan Nur Syamsu pada acara Germas di desa Pakuan Aji kecamatan sukadana mengatakan ada beberapa wilayah dikabupaten Lampung Timur yang angka Stuntingnya cukup tinggi.

"Berdasarkan data stunting diwilayah kabupaten Lampung Timur masih terdapat balita stunting yang tersebar di 15 desa. Kami selalu berupaya untuk mengentaskan stunting di kabupaten Lampung Timur," ujar Nur Syamsu, sabtu (16-11-2019).

Nur Syamsu menambahkan Isu stunting saat ini menjadi hal serius untuk diantisipasi bersama, hal ini sangat penting karena stunting akan berakibat dengan menurunnya kualitas SDM generasi penerus bangsa.

Lanjutnya, stunting sendiri adalah permasalahan gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam rentang yang cukup waktu lama. Umumnya hal itu disebabkan asupan makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi.

"Penurunan stunting memerlukan intervensi yang terpadu, mencakup intervensi gizi spesifik dan gizi sensitif dan Langkah-langkah yang telah dilakukan yaitu di posyandu antara lain, pemberian makanan tambahan pada balita dan ibu hamil, pemberian tablet tambah darah untuk ibu hamil, penyuluhan asi ekslusif 0-6 bulan tanpa makanan tambahan," katanya.

Dalam kegiatan Germas tersebut juga berlangsung penandatanganan komitmen bersama penurunan stunting, Open Defecation Free (ODF) dan pengurangan sampah Plastik dengan cara pembagian Tumbler bagi peserta senam, Serta berlangsung santunan yatim piatu kepada 90 orang.(arifahri)