Rabu, 02 Oktober 2019

Tingkatkan Hubungan Kemitraan, BPJS Kesehatan Metro Apresiasi Badan Usaha Patuh


Warta Pramudya -- Sebagai upaya mempererat hubungan kerja sama dan silaturahmi dengan badan usaha, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial  Kesehatan (BPJS) Metro menggelar kegiatan pertemuan dengan PT. Great Giant Peneaple Lampung Tengah di salah satu Rumah Makan(red) di Lampung Tengah, Rabu (19/06/2019)

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Metro, Sudiyanti menjelaskan bahwa tujuan dilaksanakanya kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas hubungan kemitraan dengan Pemberi Kerja Selain Penyelenggara Negara.

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menjaga hubungan kemitraan agar stabilitas penerimaan iuran dapat terus terjaga”, ujar Sudiyanti.

Dalam pertemuan tersebut ada beberapa poin yang dibahas, diantaranya adalah kewajiban pemberi kerja terkait dengan perubahan kebijakan sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2019, sistem pembayaran Close Payment, dan juga rekonsiliasi data kepesertaan.

Sementara itu Kepala Bidang KPP pada kantor BPJS Cabang Metro Anggraen Putri Manikam juga turut menjelaskan dan mengingatkan kembali terkait dengan Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan bahwa setiap pemberi kerja wajib mendaftarkan karyawannya, sehingga diharapkan untuk setiap pemberi kerja dapat mendaftarkan seluruh pegawainya menjadi peserta JKN-KIS, serta memberikan data berupa jumlah pegawai dan besaran gaji yang sesuai” tutur Anggraeni.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang PPK BPJS Cwbanh Metro Addiena Rizqie juga turut menyosialisasikan terkait program CSR Badan Usaha, yaitu program donasi pembayaran iuran JKN bagi masyarakat tidak mampu yang tinggal di sekitar Lokasi Badan Usaha.

Sementara itu, PIC PT. GGPC Ketut menyampaikan rasa terimakasih atas terselenggaranya pertemuan tersebut.

“saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena sangat bermanfaat untuk kami, dimana kami bisa mendapatkan banyak informasi terbaru seputar Program JKN-KIS. Bukan hanya itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk kami berdiskusi dengan pihak BPJS Kesehatan mengenai kendala atau masalah yang sering kami hadapai di lapangan,” tutup Ketut.(rls.spo)