Senin, 21 Oktober 2019

Para pedagang kerajinan dan oleh-oleh di Pantai Kerang Mas butuh kios permanen



Warta Pramudya -- Para Pedagang Kerajinan tangan dan oleh-oleh yang ada di objek wisata  Pantai Kerang Mas Labuhan Maringgai Lampung Timur mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Timur ,agar dapat membantu untuk  membangun kios atau warung permanen untuk tempat mereka berniaga.

Salah satu diantara mereka adalah,Junaidi (35) warga dusun 6 Desa Muara Gading Mas disela keseharianya yang hanya sebagai buruh serabutan, memanfaatkan sampah atau limbah bekas yang ada di laut sekitaran pantai Kerang Mas untuk membuat kreasi kerajinan tangan berupa mainan anak-anak.Minggu (20/10/2019)

"Saya memanfaatkan limbah pantai seperti sandal jepit, bekas pelampung yang tak terpakai juga bahan- bahan atom atau plastik yang berserakan  untuk dijadikan bahan baku membuat kerajinan tangan dan mainan anak-anak seperti kapal-kapalan, mobil-mobilan, rumah rumahan atau jenis lainya yang sesuai dengan keinginan".kata Junaidi

Masih kata Junaidi "Harga bervariasi, antara Rp.5000,- hingga Rp.20.000,-  tergantung jenisnya,"

Junaidi memulai menekuni pekerjaan dan hanya di lokasi Pantai Kerang Mas, dan sudah dia geluti  semenjak lokasi Pantai Kerang mas ini dibuka beberapa tahun silam dan sekarang sudah menjadi  salah satu tujuan wisata di Bumei Tuah Bepadan.

Dengan hanya modal ala kadarnya dan skill yang Ia miliki, Junaidi juga berangan- angan ingin mengembangkan usaha kerajinan tangan yang di tekuninya menjadi kerajinan yang lebih bagus dan berharap hasil kerajinannya bisa menjadi salah satu ciri khas destinasi wisata pantai Kerang Mas.

Selain itu Junaedi juga berharap kepada Pemerintah untuk sekiranya dapat membantu membangunkan kios permanen dilokasi objek wisata ini sebagai tempat para pedagang-pedagang tersebut  berjualan.

"Kami berharap kepada pemerintah daerah agar sekiranya dapat membantu menganggarkan dana untuk membangun kios yang nantinya bisa digunakan oleh  para pedagang berjualan"Pungkasnya.(herwantoni/spo)