Kamis, 01 Agustus 2019

Alena Rahmawati Mengidap Lumpuh Layu


Warta Pramudya -- Tak ada lagi keceriaan di wajah gadis kecil bernama Alena Rahmawati (8th) anak dari pasangan Suyadi dan Nila estiana warga Rt02/01 desa Jojog kecamatan Pekalongan,Lampung Timur yang sehari hari bekerja serabutan.

Semenjak di lahir dia telah mengidap penyakit Celebral Palsy (Lumpuh layu) di mana seluruh organ tubuhnya tak bisa di gerakan secara sempurna bahkan untuk sekedar berjalanpun Alena harus di bantu.

Alena pernah di rawat di salah satu Rumah sakit yang ada di kota metro pada tgl 07 Desember 2018 yang lalu, namun karena tak ada biaya untuk penebusan obat yang memang terbilang mahal dan tak di jamin oleh Bpjs terpaksa Alena di bawa pulang.

Berkaitan dengan hal di atas, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Dian Ansori di dampingi Caleg terpilih dari partai Demokrat Irson Hendriansyah,SKM berserta Rombongan berkenan mengunjungi kediaman Alena untuk memberikan motivasi dan bantuan.(01-08-2019).

"Saya sangat prihatin dengan keadaan adik Alena Rahmawati mudah mudahan dengan sedikit bantuan ini akan membantu sedikit meringankan beban pak Suyadi yang memang tergolong orang tidak mampu"ujar Irson Hendriansyah yang biasa di panggil Hendri ini.

Lebih lanjut Hendri juga menyampaikan bahwa keluarga Suyadi belum pernah menerima PKH dan Raskin.

"Hanya yang saya tahu pak Suyadi pernah menerima program bedah rumah sekitar tahun 2014 dan selanjutnya sampai sekarang tak pernah lagi menerima bantuan PKH ataupun Bantuan Raskin, untuk itu nanti saya akan coba komunikasikan hal tersebut dengan Bupati Lampung timur Zaiful Bokhari" tambah Hendri.

Di tempat yang sama Dian Ansori juga menjelaskan "P2TP2A Lampung Timur, sebagai perpanjangan tangan pemerintah: terkait permasalahan Perempuan dan Anak.
Akan melakukan pendampingan dalam proses pengobatan Alena ke RSUD Sukadana"ujar Dian Ansori.

"Hal ini selaras dengan program Bupati Lampung Timur Bpk Haji Zaiful Bukhori, bahwa masyarakat Lampung Timur yang tidak mampu dan tidak memiliki kartu BPJS kesehatan dapat berobat gratis dengan hanya KTP-el"tambahnya

Selanjutnya Rombongan berpindah ke rumah lainya di desa yang sama untuk melihat warga lainnya yang bernama Heriyawan karena terkena pengapuran Tulang untuk memberikan bantuan yang sama berupa, beras, Mie instan, Minyak goreng dan makanan instan lainnya.