Sabtu, 29 Juni 2019

Pemkab Lamtim Akan Segera Lounching Kartu Kombo


Warta Pramudya --Program Keluarga Harapan adalah salah satu upaya Pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia terutama pada Masyarakat Rumah Tangga sangat Miskin (RTSM).

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari saat membuka Rapat Koordinasi Rencana Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), diAula atas setdakab Lamtim, jumat (28-6-2019).

"Melalui Koordinator PKH Kabupaten Operator dan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) kita tingkatkan pembangunan bidang kesejahteraan sosial," ujarnya.

Zaiful menambahkan dalam palaksanaan panyaluran dan pancairan BPNT harus mangedepankan peraturan yang berlaku agar setiap KPM dapat mamanfaatkan dana yang diberikan pemerintah tepat sasaran sasuai aturan.

"Dengan demikian bantuan sosial yang disalurkan secara non tunai dari Pamerintah yang diberikan kepada Kaluarga Penerima Manfaat (KPM) setiap bulan melalui rekening bank bisa digunakan untuk membeli bahan pangan," tambahnya.

Zaiful juga mengatakan setiap kelompok E-warong yang telah ditunjuk untuk tempat pembalian beras dan telor bagi satiap KPM benar-benar mempedomani paraturan yang berlaku agar setiap KPM dapat menerima beras dan telor yang dibeli dengan kualitas maksimal agar mampu meningkatkan kesejahteraan penerima bantuan.

"Pendamping BPNT Baik dari unsur Tanaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). maupun Program Kaluarga Harapan (PKH) handaknya mampu mendampingi secara cermat setiap proses agar KPM dapat terlayani dengan baik dan banar," katanya.

Kepala Dinas Sosial Lampung Timur Mahmud Yunus mengatakan bantuan pangan non tunai adalah program Kementerian Sosial sebagai kelanjutan program beras Sejahtera (RASTRA) yang telah berakhir pada bulan Juni 2019.

"Program BNPT ini dengan cara Penyaluran dana tunai langsung melalui rekening ke tiap kelompok penerima manfaat sebesar Rp110.000/bulan yang digunakan untuk membeli beras dan telur pada E-warong yang telah ditetapkan setiap desa," ujarnya.

Yunus mengatakan Penerima BPNT dari penerima Rastra berjumlah 94.004 yang terdiri dari anggota PKH berjumlah 46.523 dan non PKH 47.481.

"Saat ini sedang dilakukan verifikasi kartu KPM (Kartu Kombo) oleh petugas dari Bank Mandiri Metro dan diharapkan nanti Kartu Kombo dapat segera dilaunching dalam waktu yang tidak terlalu lama," tutup Yunus.(fahri)