Senin, 11 Maret 2019

Wanita terlantar asal Lombok NTB dirawat di RSUD Sukadana butuh uluran tangan dermawan


Warta Pramudya -- Seorang wanita terlantar asal Lombok Nusatenggara Barat butuh uluran tangan dari orang-orang berhati ikhlas.Wanita miskin ini Sakit, tidak punya sanak saudara, tidak punya kartu JKN KIS, & ingin pulang ke Lombok Nusa Tenggara Barat.

Adalah Shinta wanita berumur kurang lebih 28 tahun, pertama kali dijumpai Aktifis Perempuan dan Anak dan juga petugas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Lampung Timur Dian Ansori dan Niluh Listriyani, di kantor Kepolisian Sektor Marga Sekampung Lampung Timur dalam keadaan sakit & menggendong anak perempuan umur 5 tahun.

Menindak lanjuti hal itu Dian Ansori & Niluh Listriyani langsung berkoordinasi dengan Kepala Dinas Permberdayaan Perempuan dan Pengendalian Penduduk Drs. Farida Nurma serta Direktur Rumah Sakit Sukadana dr.Nanang selanjutnya membawa Shinta ke RSUD Sukadana.

Dian ansori menjelaskan saat di Polsek Marga Sekampung Shinta minta dibantu agar bisa berobat dan minta dibantu agar bisa pulang kampung ke Lombok Nusa Tenggara Barat,akhirnya Pihak Kepolisian berkordinasi dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Lampung Timur.

"Alhamdulillah sejak hari ini Senin11 Maret 2018 Shinta mulai dirawat diruang bedah, untuk persiapan operasi pengangkatan Tumor di didalam perutnya dan Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Pengendalian Penduduk Lamtim juga sudah melihat langsung kondisi Shinta di RSUD Sukadana", kata Dian Ansori

Dian Ansori juga mengatakan bahwa selanjutnya P2TP2A Lampung Timur akan menggalang dana, untuk biaya pengobatan juga biaya transportasi Shinta & anaknya pulang ke Lombok.

Melalui pesan WhatsApp nya Dian Ansori juga menceritakan awal kisah Shanti sampai Lampung Timur,"Shinta Wanita kelahiran Lombok Nusa Tenggara Barat 28 tahun yang lalu, dengan latar belakang keluarga tidak mampu.Saat umur 20 tahun merantau bekerja di Bangka Belitung.Di tempat bekerja Shinta di peristri seorang pria yang berasal dari Kecamatan Marga Sekampung Lampung Timur.Setelah menikah Shinta dibawa suami kerumah orang tuanya di Kecamatan Marga Sekampung.Keluarga suami juga golongan masyarakat tidak mampu.Miris nasib Shinta, ternyata suaminya adalah pria yang sufah punya istri.Derita Shinta bertambah setelah Shinta memiliki anak kedua,dan kurang lebih 5 tahun lalu suami Shinta pergi meninggalkan Shinta & istri tuanya dengan membawa wanita lain, hingga saat ini.

Shinta dan dua anaknya bertahan hidup dengan makan dari belas kasihan orang dan bekerja semampunya.
Semakin parah penderitaan Shinta, tatkala 5 bulan yang lalu Shinta merasakan sakit di perutnya.Karena tidak memiliki kartu JKN KIS dan tidak punya biaya Shintapun menahan sakitnya.
Namun Pada hari Sabtu tanggal 9 Maret 2019 Shinta, memutuskan untuk minta bantuan dan mendatangi Polsek Marga Sekampung dan akhirnya Shintapun dirawat di RS Sukadana" tutur Dian Ansori

Dian Ansori sangat mengharapkan kiranya kepada bapak/Ibu, Saudara, Sahabat untuk memberikan bantuan kepada Shinta.

"Semoga bantuan yang diberikan mendapatkan balasan pahala yang setimpal,Aamiin YRA " harap Dian Ansori (is)