Senin, 25 Maret 2019

Musrenbang 2019 : PAD lamtim 2020 diproyeksi mencapai 2,2 triliun


Warta Pramudya-- Proyeksi pendapatan daerah Kabupaten Lampung Timur pada T.A. 2020 akan mencapai 2,2 triliun (naik 0,8% dibandingkan T.A. 2019), yang bersumber dari PAD sebesar Rp.153,22 milyar, Dana Perimbangan Rp.1,54 triliun, dan Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah Rp.505,72 milyar.

Hal itu disampaikan Bupati Lampung Timur Chusnunia saat membuka Musyarawarah Rencana pembangunan Daerah ( Musrenbang) Kabupaten Lampung Timur tahun 2019 yang di gelar di Aula Rumah Dinas Bupati Lampung Timur, senin (25-3-2019).

"Jika kita melihat proyeksi tersebut, yang telah mencapai angka Rp.2,2 triliun, tentu sebuah angka yang relatif besar, namun ternyata belumlah cukup untuk mengakomodir seluruh aspirasi dan kebutuhan masyarakat yang sangat kompleks", ujar Chusnunia

Chusnunia juga meminta kepada seluruh aparatur pemerintah daerah untuk dapat lebih bekerja keras mengoptimalkan potensi fiskal daerah kita baik melalui optimalisasi belanja publik, maupun peningkatan potensi pendapatan asli daerah, peningkatan alokasi dana perimbangan dari pemerintah pusat, maupun lain-lain pendapatan daerah yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

"Kami juga meminta agar perencanaan dan penganggaran dapat mengimplementasikan secara optimal aplikasi SIPPKD yang terintegrasi guna terciptanya APBD yang tertib, tepat waktu, efektif, efisien, partisipatif, transparan, dan akuntabel," kata Bupati.

Disisi lain peningkatan pembangunan diberbagi bidang terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan diantaranya bidang pariwisata, sektor pertanian, sektor peternakan dan perikanan, bidang peningkatan ruas jalan dan sebagainya.

Kepala Bappeda Provinsi Lampung Herlina Warganegara mengatakan Pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung ditahun 2018 sebesar 5,25%, ditopang oleh perbaikan kinerja investasi.

"Kondisi tersebut didukung pula dengan tingkat infiasi yang rendah yakni pada level 2,73 %. Selama 3 tahun terakhir, pertumbahan ekonomi Lampung Iebih tinggi dari rata-rata penumbuhan ekonomi secara nasional yakni berada pada peringkat ke dua se-sumatara," kata Herlina.(