Senin, 31 Desember 2018

Launching Buku Kepahlawanan KH Ahmad Hanafiah Kebanggaan Masyarakat Lampung Timur

Warta Pramudya -- BANDAR LAMPUNG, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dan Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung melakukan MoU (Memorandum of Understanding) serta Seminar Launching Buku Pahlawan Nasional di ruang Rektorat Lantai 3 UIN Raden Intan Lampung, Senin (31/12/2018).

Hadir pada acara tersebut, Asisten Bidang Administrasi Umum, Wan Ruslan, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumberdaya Manusia, Nur Syamsu, para Kepala OPD, Kepala Badan, dan Kepala Bagian dilingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.

Dalam sambutannya mewakili Bupati Lampung Timur, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Junaidi menyambut baik atas diluncurkannya buku kepahlawanan ini dan berharap dapat memberikan pengetahuan kepada generasi muda penerus bangsa.

"Dengan di Launching nya buku kepahlawanan ini saya sangat senang dan menyambut baik karena beliau merupakan salah satu tokoh pejuang agama yang membuat bangga masyarakat Lampung Timur".

"Saya berharap dengan di launchingnya akan dapat memberikan pengetahuan kepada generasi penerus bangsa" Ujarnya.

Hadir pula pada acara tersebut Rektor UIN, Prof.Dr.Hi.Moh.Mukri. M.Ag., Guru Besar UIN Prof.Fauzi Nurdin, Guru Besar UIN Prof. Wan Jamaludin, Kiyai Arif Mahi, Anggota DPRD Provinsi Lampung, Noverisman Subing, serta Keluarga Besar Keturunan KH. Ahmad Hanafiah.

Perlu diketahui bahwa Provinsi Lampung pada masa penjajahan Belanda dan Jepang memiliki sejumlah tokoh pejuang kemerdekaan yang aktif melawan dan siap berperang untuk mencapai kemerdekaan saat ini. Salah satunya adalah sosok KH. Ahmad Hanafiah, pejuang kemerdekaan sekaligus ulama berpengaruh dari kota Sukadana Kabupaten Lampung Timur.

KH. Ahmad Hanafiah lahir pada tahun 1905 di Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Tengah, yang sekarang telah dimekarkan menjadi Kabupaten Lampung Timur. Semasa hidupnya, ia telah berjuang mempertahankan NKRI dari cengkraman penjajah di tanah Lampung.

Adapun maksud kerjasama tersebut ialah untuk meningkatkan dan memupuk hubungan kelembagaan antara kedua belah pihak dalam mensukseskan tridarma perguruan tinggi, pendidikan, pengajaran serta pengabdian kepada masyarakat.(rls/is)

Editor : suprapto