Jumat, 22 September 2017

BUPATI CHUSNUNIA JADI FIGUR PENELITI KAJIAN GENDER LIPI

GERBANGREPUBLIK.COM - (Lampung Timur). Bupati Lampung Timur, Chusnunia terpilih menjadi salah satu figur penelitian dari Tim Kajian Gender dan Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Hal itu diutarakan oleh Esty Ekawati, M.I.P., salah satu perwakilan dari tim kajian usai beraudiensi di Ruang Kerja Bupati Lampung Timur, Jum’at (22/09/2017).

Tim Kajian Gender dan Politik LIPI sendiri salah satu tugasnya adalah berupaya meneliti kepemimpian seorang politisi perempuan, guna menemukan suatu model strategi yang digunakan politisi dimaksud, mulai dari saat maju dalam pencalonan menjadi kepala daerah yang disesuaikan dengan kontek suatu daerah di mana sang politisi mencalonkan diri.

Menurut Peneliti LIPI yang berkantor di Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 10 Jakarta itu, “beberapa hal yang menjadi kriteria seseorang ditetapkan sebagai figur penelitian timnya adalah dilihat dari segi kontek wilayah yaitu kontek yang melihat bagaimana suatu agama dan budaya berpengaruh terhadap kandidasi seorang perempuan dalam pencalonan.”

Kemudian dari segi kontek kekerabatan yakni suatu pencalonan politisi perempuan yang memperoleh dukungan dari sistem kekerabatan yang dimiliki. Dan selanjutnya adalah kontek modal sosial yakni modal politik yang dimiliki seorang kandidat perempuan yang berasal dari hasil pengolahan jaringan jaringan yang berasal daerah maupun pusat,” tambah Esty Ekawati.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Esty Ekawati, terpilihnya Ibu Chusnunia sebagai salah satu figur penelitiannya adalah lebih cenderung kepada kontek modal sosial.

“Untuk Ibu Chusnunia sejauh ini menurut kami berdasarkan pada kontek modal sosial, karena beliau mampu mengolah jaringan jaringan yang ada di daerah, begitu juga dengan jaringannya dipusat.”

“Selain itu menurut kami Ibu Chusnunia mampu mengeluarkan modal individunya secara baik, dengan tingkat pendidikannya juga baik, dengan latar belakang karir politiknya yang baik, serta berasal dari keluarga kalangan kiyai. Jadi itulah kontek modal sosial yang dimilikinya,” tambah anggota Tim Kajian Gender dan Politik dari LIPI tersebut.

Diketahui pula beberapa kepala daerah perempuan yang saat ini juga dijadikan figur penelitian yang akan dicetak dalam suatu buku dan akan dijadikan model dari pola kepemimpinan diantaranya adalah Bupati Grobogan Jawa Tengah, Sri Sumarni, Bupati Bali, Ni Putu Eka Wiryastuti, dan Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany.(KEMAS