Mono Suko & Campursari

Senin- Sabtu 12.00 - 16.00

PURI DANGDUT

Senin - Sabtu 16.00 -17.00

KENCAN PRAMUDYA

Senin - Sabtu 19.00 - 21.00

SEPULUH JAWARA POP INDO

Minggu 19.00 - 20.00

Puri Nada

Senin - Sabtu 08.00 - 10.00

Senin, 25 Maret 2019

Penghina karya Jurnalis minta maaf kepada wartawan

Warta Pramudya -- Oknum guru honorer yang menghina karya jurnalistik suaralampung.com meminta maaf langsung kepada wartawan penulis berita tersebut yakni Raja Bandar, yang disaksikan oleh ketua PWI Lamtim Musanif Effendi SH MH beserta anggota PWI lamtim, Plt Kepala Dinas Pendidikan Lamtim Thabrani Hasyim dan Naston Kepala Bidang (Kabid) Ketenagaan di ruangan Kepala Dinas Pendidikan Lampung Timur, Senin (25/3).

Guru honorer bernama Chitia D.P yang di dampingi ayahandanya Antoni Munzir Efendi mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui apabila chat di group WA SDN 3 Gunung Raya Kecamatan Marga Sekampung Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) terkait berita yang di buat Raja Bandar selaku wartawan suaralampung.com itu dianggap menghina profesi jurnalis atau wartawan.

"Saya tidak tahu apabila chat saya itu telah menghina profesi wartawan, demi Alloh saya tidak mengetahui, oleh karena itu saya mohon maaf dan maafkan saya, tolong maafkan saya. Saya sedang hamil 7 bulan saya pusing dan stres karena masalah ini, sampai kemarin saya kontraksi palsu," terang Tia sapaan akrab guru honorer itu di hadapan wartawan suaralampung.com, PWI Lamtim dan Plt Kepala Dinas Pendidikan Lampung Timur beserta jajaran.

Tia mengomentari berita yang di share ke group SDN 3 gunung raya itu terkait orang tuanya yakni Antoni Munzir Efendi yang juga mantan Kepala SDN 3 Gunung Raya dan spontan Tia tidak terima lalu melakukan penghinaan terhadap berita tersebut di dalam group SDN 3 Gunung Raya.

"Saya juga selaku orang tua Tia memohon maaf kepada Raja Bandar yang membuat berita dan kepada seluruh wartawan terkhusus di Kabupaten Lampung Timur, anak saya khilaf dan tidak tahu apabila komentarnya di group SDN 3 Gunung Raya itu telah melecehkan jurnalis, sekali lagi saya mohon maaf," papar Antoni dan Tia sembari berpelukan dan berjabat tangan kepada Raja Bandar wartawan suaralampung.com dan seluruh yang hadir di ruang kepala dinas pendidikan lamtim.

"Saya menyatakan permohon maaf atas ucapan saya digrup WhatsApp yang saya tidak ketahui akan berakibat membuat semua pihak tersinggung dan terlebih lagi kepada semua teman-teman jurnalis yang ada di kabupaten Lampung Timur," tambah Tia.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Thabrani Hasyim mengucapkan terima kasih kepada PWI Lampung Timur melalui Ketua PWI lamtim Musannif Effendi SH MH terkhusus wartawan suaralampung.com Raja Bandar yang membuat berita tersebut telah bisa memaafkan Chitia. "Saya terimakasih kepada Raja Bandar dan PWI Lamtim sudah bisa memaafkan Tia, semoga dengan saling memaafkan ini bisa menjalin tali silaturahmi.

"Kami dari pihak Dinas Pendidikan menghimbau kepada Chitia jangan sampai terulang lagi kejadian seperti ini, dan kepada bapak Antoni bisa menjaga kerukunan antar guru di SDN 3 Gunung Raya tersebut," jelasnya.

"Kami dari Dinas mengaprisiasi langkah-langkah dari PWI yang cepat berkoordinasi kepada Dinas terkait kejadian ini dan kami dari Pihak Dinas dan Pribadi mengucapkan terima kasih kalau urusan ini bisa selesai dengan cara kekeluargaan," tambah puang Thabrani Hasyim sapaan akrabnya.

Ketua PWI kabupaten Lamtim Musannif Effendi SH MH mengatakan, semua permasalahan pasti ada jalan keluarnya, saling memaafkan antar sesama itu wajib, kedepan kejadian ini di jadikan pelajaran bagi seluruh kalangan, bahwasannya jurnalis atau wartawan beserta karya jurnalistiknya berupa berita jangan sekali-sekali dilecehkan atau di hina. "Ini pembelajaran bagi kita semua bahwa berita dan wartawan itu satu kesatuan yang mana wartawan ini sendiri dilindungi Undang-Undang Pers nomor 40 tahun 1999, jangan sampai adalagi yang menghina berita ataupun wartawannya itu sendiri. Apabila narasumber tidak terima ada ruang hak jawab silahkan diklarifikasi," jelas fendi sapaan akrabnya.

Selanjutnya perdamaian diteruskan di Mapolres Lampung Timur sekaligus mencabut pengaduan yang telah masuk di Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) satuan reskrim Polres Lampung Timur.(fahri)

Musrenbang 2019 : PAD lamtim 2020 diproyeksi mencapai 2,2 triliun


Warta Pramudya-- Proyeksi pendapatan daerah Kabupaten Lampung Timur pada T.A. 2020 akan mencapai 2,2 triliun (naik 0,8% dibandingkan T.A. 2019), yang bersumber dari PAD sebesar Rp.153,22 milyar, Dana Perimbangan Rp.1,54 triliun, dan Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah Rp.505,72 milyar.

Hal itu disampaikan Bupati Lampung Timur Chusnunia saat membuka Musyarawarah Rencana pembangunan Daerah ( Musrenbang) Kabupaten Lampung Timur tahun 2019 yang di gelar di Aula Rumah Dinas Bupati Lampung Timur, senin (25-3-2019).

"Jika kita melihat proyeksi tersebut, yang telah mencapai angka Rp.2,2 triliun, tentu sebuah angka yang relatif besar, namun ternyata belumlah cukup untuk mengakomodir seluruh aspirasi dan kebutuhan masyarakat yang sangat kompleks", ujar Chusnunia

Chusnunia juga meminta kepada seluruh aparatur pemerintah daerah untuk dapat lebih bekerja keras mengoptimalkan potensi fiskal daerah kita baik melalui optimalisasi belanja publik, maupun peningkatan potensi pendapatan asli daerah, peningkatan alokasi dana perimbangan dari pemerintah pusat, maupun lain-lain pendapatan daerah yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

"Kami juga meminta agar perencanaan dan penganggaran dapat mengimplementasikan secara optimal aplikasi SIPPKD yang terintegrasi guna terciptanya APBD yang tertib, tepat waktu, efektif, efisien, partisipatif, transparan, dan akuntabel," kata Bupati.

Disisi lain peningkatan pembangunan diberbagi bidang terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan diantaranya bidang pariwisata, sektor pertanian, sektor peternakan dan perikanan, bidang peningkatan ruas jalan dan sebagainya.

Kepala Bappeda Provinsi Lampung Herlina Warganegara mengatakan Pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung ditahun 2018 sebesar 5,25%, ditopang oleh perbaikan kinerja investasi.

"Kondisi tersebut didukung pula dengan tingkat infiasi yang rendah yakni pada level 2,73 %. Selama 3 tahun terakhir, pertumbahan ekonomi Lampung Iebih tinggi dari rata-rata penumbuhan ekonomi secara nasional yakni berada pada peringkat ke dua se-sumatara," kata Herlina.(

Pantai Sekar Bahari mulai diminati pengunjung

Warta Pramudya --Pantai Sekar Bahari Mangrove adalah merupakan salah satu objek wisata pantai yang ada di desa  Margasari Kecamatan Labuhan Maringgai.

Sejak dibukanya beberapa waktu lalu pantai ini telah menarik minat para pengunjung untuk mengunjunginya.

Hana dan beberapa pengunjung lokal Labuhan Maringgai mengatakan bahwa di pantai ini para pengunjung akan dimanjakan dengan sejuknya pemandangan puluhan hektare hutan mangrove yang ada di bibir pantai  ini.

"Kami sangat senang berkunjung kemari  karena selain pantainya yang sejuk,para pengunjung juga dimanjakan dengan   pemandangan puluhan hektare hutan mangrove yang ada dipantai ini"Kata hana (25/03/2019);

Lanjut hana berbagai fasilitas permainan seperti out born ,Gazebu dan lain lain sudah mulai tersedia  disini .

"Berbagai fasilitas pun sudah mulai ada dipantai ini "Tutup hana (is/tn)

Sabtu, 23 Maret 2019

Gibran, bocah pengidap tumor otak meninggal dunia



Warta Pramudya -- Semua sudah kehendak-Nya, melalui perjuangan yang panjang akhirnya "GIBRAN" (4th) bocah pengidap tumor otak asal Kecamatan Sukadana menghembuskan nafas terakhir setelah beberapa saat selesai operasi.

Menurut Dian Ansori petugas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Lampung Timur, Gibran meninggal Sabtu (23/03/19) pukul 18.45 WIB di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta dan jenazah akan dikebumikan di TPU dusun Sidodadi Desa Pasar Sukadana, Kecamatan Sukadana Lampung Timur.

"Malam ini(23/03/2019) orang tua GIBRAN dibantu Komunitas Pijat Refleksi Asal Lampung Timur (KOPRALTIM), sedang berkoordinasi dengan yayasan sedekah rombongan untuk mengurus kepulangan jenazah" kata Dian

Pihak keluarga dalam hal ini orang tua Gibran hanya bisa menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu moril, materil maupun spirituil di antaranya Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur,Kepala OPD,Para Camat, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), Komunitas Pijat Refleksi Asal Lampung Timur (KOPRALTIM), Yayasan Sedekah Rombongan,Teman-teman jurnalis dan semua pihak yang telah membantu dan peduli selama Gibran dalam perawatan hingga dinyatakan meninggal dunia oleh RS Cipto Mangunkusumo Jakarta  (is)

Harga bawang merah ditingkat petani lamtim turun

Warta Pramudya -- Perkembangan harga komoditas pokok di Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung untuk harga jual bawang merah di tingkat petani saaat ini mengalami penurunan menjadi Rp12.000 per kilogram.

"Harga bawang merah saat ini lagi turun, sekitar Rp12 ribu sampai dengan Rp15 ribu per kilogram," kata Puspito, Kepala Desa Banjar Rejo, Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur, Sabtu.

Sebelumnya, menurut pedagang sembako setempat, harga jual bawang merah sempat naik di atas Rp15.000 per kg, namun saat ini sedang mengalami penurunan harga.

Puspito menyebutkan, di Desa Banjar Rejo banyak warga yang menanam komoditas bawang merah karena lahannya cocok. Budi daya telah dimulai sejak tahun 2008.

Puspito menyatakan, komoditas bawang merah ini sudah ada yang dijadikan sebagai mata pencarian utama oleh petani warga desa ini, namun ada yang hanya sekadar usaha sampingan.

Budi daya bawang merah terus digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Timur agar semakin banyak petani yang menanamnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Lampung Timur M Yusuf HR menyebutkan petani di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Batanghari, Metro Kibang dan Sekampung sudah banyak yang menanam bawang merah dan hasil panennya cukup menggembirakan.

Yusuf berharap bawang merah menjadi komoditas primadona baru petani di Lampung Timur.(fahri)