Mono Suko & Campursari

Senin- Sabtu 12.00 - 16.00

PURI DANGDUT

Senin - Sabtu 16.00 -17.00

KENCAN PRAMUDYA

Senin - Sabtu 19.00 - 21.00

SEPULUH JAWARA POP INDO

Minggu 19.00 - 20.00

Puri Nada

Senin - Sabtu 08.00 - 10.00

Sabtu, 06 Maret 2021

BNN Lamtim gelar rapat kerja program pemberdayaan masyarakat anti narkoba tahun 2021

 

WartaPramudya--Way Jepara, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Lampung Timur(Lamtim)menggelar Rapat Kerja Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba TA 2021 di Way Jepara, Kamis(04/03/2021). Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 orang peserta yang terdiri dari 4 kelompok sasaran yaitu Instansi Pemerintah, Lingkungan Pendidikan, Lingkungan Swasta dan Lingkungan Pendidikan.


Bupati Lampung Timur diwakili oleh Penjabat(Pj) Sekretaris Daerah(Sekda) Lamtim  Drs Tarmizi membuka acara tersebut sekaligus menjadi narasumber.


Pj Sekda Lamtim mewakili Bupati Lampung Timur dalam sambutannya menyampaikan kepada para peserta untuk dapat menjalin kerjasama dan sinergitas guna mendukung program program P4GN di Kabupaten Lampung Timur. 


"Mengingat dari sekian persen peningkatan penyalahgunaan narkoba adalah paling banyak dari kalangan anak dan remaja, ini yang sangat kita khawatirkan, oleh karena itu kita tidak boleh lengah".ujarnya


"Ini merupakan tugas kita semua dan yakin saja, ini tugas mulia untuk melindungi bangsa kususnya generasi yang akan datang".tegasnya.


Kepala BNN Lamtim dalam sambutan tertulis Yang dibacakan oleh  penyuluh Narkoba Ahli muda Johan Ibrahim SE mengatakan Rapat kerja program pemberdayaan masyarakat anti narkoba adalah pertemuan pembahasan untuk memetakan calon penggiat anti narkoba.


"Calon penggiat anti Narkoba nantinya akan memperoleh pengembangan kapasitas atau mendapatkan pelatihan Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba(P4GN)".katanya 


"Selain itu juga menyusun rencana aksi dengan harapan akan tumbuh pemahaman,kesadaran  dan keterlibatan dalam bidang P4GN",lanjutnya


"Adapun hasil yang diharapkan dari kegiatan hari ini adalah dukungan dari pembuat kebijakan terhadap isyu pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungannya". Jelasnya


"Dukungan tersebut menunjukan responsivitas dari seluruh lapisan masyarakat terhadap kebijakan pemberdayaan masyarakat anti narkoba yang dapat berupa pembuatan kebijakan atau regulasi,melaksanakan kegiatan dalam upaya P4GN ,sosialisasi bahaya narkoba atau test urin".terangnya


"Kemudian untuk satgas atau relawan anti narkoba menyusun rencana aksi P4GN yang akan diimplementasikan dilingkungan masing masing".lanjutnya 


Disampaikannya juga ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung program P4GN di Kabupaten Lampung Timur .


"Kami menyadari bahwa tanpa kerjasama dengan komponen mqsyarakat,upaya upaya melaksanakan p4gn tidak akan pernah berhasil, untuk itu marilah kita tingkatkan kebersamaan dalam perjuangan dalam melindungi bangsa indonesia khususnya generasi muda di Lampung Timur dari ancaman kejahatan narkoba".tutupnya


Untuk diketahui, selain penyampaian materi oleh Sekda Lamtim, materi juga disampaikan oleh Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNN Provinsi Lampung Edy Marjoni, S.AP tentang rencana aksi dan program program P4GN yang perlu disusun oleh calon Penggiat Anti Narkoba.


Kemudian materi ketiga disampaikan oleh Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNN Lampung Timur tentang bahaya Penyalahgunaan Narkoba dan upaya penanggulangannya.


Untuk diketahui kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan dari Gugus Tugas percepatan penanganan Covid 19 Kabupaten Lampung Timur.(sp)

Dansatgas, "Tidak semua RTLH warga kita bedah"



WartaPramudya--Lampung Timur, Dihadapkan dengan banyaknya sasaran fisik dan non fisik, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 Kodim 0429/Lamtim terus melaksanakan semua program guna memaksimalkan waktu yang hanya satu bulan.


Salah satu diantara kesekian sasaran fisik yakni membedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik janda Desa Sukorahayu Sainah (60) yang rumah sebelumnya hanya berukuran 4x6 berdindingkan gedhek dan beratapkan asbes.


Rumah yang sangat sederhana tersebut di tinggali Sainah bersama dengan anak, cucu dan menantunya yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan dengan penghasilan yang pas-pasan.


Dansatgas TMMD Letkol Kav. Muhammad Darwis menyampaikan bahwa tidak semua warga yang mempunyai rumah tidak layak huni mendapatkan bantuan dalam TMMD. 


Hanya 3 unit rumah di wilayah desa Sukorahayu yang mendapatkan perehaban masing dengan ukuran 6x6.


“Untuk rehab RTLH satgas TMMD ini, sudah melalui seleksi oleh pemerintah Desa, Kecamatan dan Pemerintahan Kabupaten, Kami dari TNI hanya sebagai pelaku dalam pengerjaannya, mudah-mudahan yang belum mendapat giliran, tahun berikutnya akan mendapatkannya," ujar Dansatgas Sabtu (6/3/2021).


Dansatgas menambahkan, selain rehab rumah RTLH, juga ada pembangunan sasarn fisik lainya, hal ini untuk membantu mensukseskan program pemerintah dalam pembangunan, terutama desa atau wilayah yang tertinggal.


“Semua yang kami lakukan untuk mensejahterakan warga masyarakat, walaupun tidak semuanya. Dan pelibatan masyarakat dalam progam TMMD."


"Apa yang kami lakukan juga sebagai pelaksanaan tema TMMD itu sendiri, yakni "TMMD wujud Sinergi Membangun Negeri", sehingga kedepannya TNI makin di cintai rakyat," pungkas Letkol Kav. Muhammad Darwis.(tmsp)

Jumat, 05 Maret 2021

Kunjungan ke Rutan Sukadana,Dawam Raharjo berikan motivasi warga binaan



WartaPramudya--Sukadana, Bupati Lampung Timur, M. Dawam Rahardjo bersilaturahmi dan memberikan motivasi warga binaan Rutan Sukadana, sekaligus menjadi Khotib Sholat Jumat di Rutan Sukadana Kecamatan Sukadana Kabupaten Lampung Timur, Selasa (05/03/2021).


Hadir dalam acara tersebut Kepala Rutan sukadana Jumadi, Kasubsi pengelohan asnawi

Kasubsi pelayanan tahanan Rohdiono, Perwakilan dari Pondok Pesantren Miftahul Huda Nasruloh beserta jaamah warga binaan rutan sukadana.


Dalam acara tersebut Kepala Rutan Sukadana mengucapkan terimakasih atas kunjungan Bupati Lampung Timur beserta rombongan. Ia juga menyampaikan beberapa jumlah warga binaan yang ada di Rutan tersebut.


“Kami mengucapkan terimakasih banyak kepada Bapak Bupati karna menyempatkan tour pertamanya semenjak dilantik untuk bersilaturrahmi kesini. Kemarin kami dengar program bapak ini adalah untuk memajukan Kabupaten Lampung Timur khususnya Kecamatan Sukadana. Apapun itu adalah program yang baik baik dan tentunya harus kita dukung sepenuhnya”.


“Kami sampaikan pak jumlah warga binaan yang ada disini yaitu Kasus perdata ada 116 orang, Narapidana 208 orang, Kasus Narkotika 140 orang Wanita 10 orang dan anak-anak 2 orang”.


Sementara itu Bupati Dawam memberikan motivasi warga binaan yang ada dan berpesan untuk tidak melakukan kesalahan yang sama.


“Apa yang terjadi kepada kita adalah sudah menjadi ketentua dari Allah. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa introspeksi dan terus memperbaiki diri”.


“saya berpesan nanti semuanya bisa kembali ke masyarakat, kita berbuat baik. masih banyak peluang dan tidak menutup kemungkinan bahwa 5, 10 atau 20 tahun mendatang bapak-bapak yang ada disini bisa menjadi salah satu Bupati Lampung Timur”.

Sumber : protokol

Panas terik bukan halangan bagi Satgas TMMD dan warga bangun gorong-gorong



WartaPramudya--Lampung Timur, Satu dari 2 gorong-gorong yang dibangun oleh Satgas TMMD ke-110 Kodim 0429/Lamtim yakni gorong-gorong ukuran 5x0,5x0,5 sebagai penghubung jalan penghubung di pematang sawah, terletak di Dusun 3, RT 14 Desa Sukorahayu, akecamatan Labuhan Maringgai.


Salah seorang warga yang juga merupakan Ketua RT dusun tersebut, Nyono (70) pihaknya menyampaikan bahwa gorong-gorong ini sebelum di bangun hanya terbuat dari kayu.


"Gorong gorong ini adalah salah satu jalan warga Desa Sukorahayu untuk menju ke sawah, tidak hanya itu parit tempat gorong ini berguna untuk aliran air jadi dulu sebelum dibangun ketika hujan deras biasanya jembatan yang terbuat dari kayu ikut hanyut terbawa air," jelsnya, Jum'at (5/3/2021).


"Saya selaku ketua RT mengucapkan terima kasih kepada Bapak TNI yang telah membangun gorong-gorong ini." imbuhnya


"Dulu kami bersama masyarakat sempat ingin secara swadaya membangun namun selalu gagal terbentur oleh dana, meskipun tidak terlalu banyak tapi bagi kami yang pekerjaanya hanya sebagai petani dan nelayan lebih baik untuk mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari dulu daripada untuk membangun gorong-gorong." 


"Oleh karena itu dengan di bangunya gorong-gorong ini kami sangat bersyukur dan bertrima kasih karena tidak perlu susah mengumpulkan uang, terima kasih Bapak TNI," tutup Nyono.


Sementara Serma Mujiyono selaku anggota Satgas menyampaikan,"saat ini pembangunan gorong-gorong sudah sampai tahap pemansangan pondasi, mudah-mudahan setelah gorong-gorong jadi petani khususnya warga Dusun 3 Sukorahayu akan lebih baik taraf perekonomianya karena akses jalan sudah bagus," katanya.(tmsp)

321 Personil Kodim 0429/Lamtim terima Vaksinasi Covid-19



Lampung Timur, Dalam rangka mensukseskan vaksinasi Covid - 19 di jajaran Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat  (TNI-AD) Kodim terima 321 dosis. 


Pelaksanaan Vaksinasi sendirinberlangsung di Aula Kodim 0429/Lamtim, Jl. Soekarno-Hatta, Desa Mataram Marga, Kecamatan Sukadana, Labupaten Lampung Timur.


Dalam keteranganya Pasiops Kodim 0429/Lamtim Lettu Inf. M. Syadri menjelaskan bahwa total 321 dosis pelaksanaanya penyuntikanya berlangsung selama 4 hari.


"Di tengah pandemi covid-19 guna mensiasati terjadinya penumpukan Kami dari staf ops dari total 321 vaksin akan kami bagi dalam empat gelombang, jadi dalam setiap hari ada 80 Personil Kodim yang menerima suntikan vaksin," terang Pasiops, Jum'at (5/3/2021).


Ia menambahkan,"seluruh personil yang akan melaksanakan vaksinasi harus mengikuti semua prosedur dari mencuci tangan, pengecekan suhu, pendaftaran, skrining, prlaksanaan vaksinasi dan menunggu di tempat observasi selama 30 menit," pungkasnya.


Sementara Dandim 0429/Lamtim Letkol Kav. Muhammad Darwis mengatakan bahwa vaksinasi ini di pastikan aman dan halal jadi masyarakat tidak perlu khawatir.


"Dandim berharap masyarakat, tidak takut untuk divaksin. “Yakin dan percaya, negara kita memberikan yang terbaik untuk masyarakatnya,” katanya.


Dandim juga menghimbau masyarakat untuk tetap mempedomani protokol kesehatan.


“Karena sampai saat ini memang Covid-19 belum ada obatnya, sehingga obat yang paling manjur adalah selalu menerapkan Prokes,” pungkas pria Alumni Akmil 2001 ini.(tmsp)